• Pengelola Berita
  • icon Berita

Idza : Ayo Tuntaskan Stunting di Brebes

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar berperan aktif dalam penuntasan stunting (kependekan) di Kabupaten Brebes.  Karena hingga kini masih banyak anak-anak Brebes yang menderita stunting. Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat Rembug Stunting di Aula Baperlitbangda, Senin (29/6).
“Stunting, tidak hanya menjadikan anak pendek, tetapi juga bisa berdampak pada tingkat kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit, menurunkan produktifitas dan kemudian tenghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan ketimpangan, ungkap Idza.
Idza melihat, lebih dari 20 persen atau 50 desa lokus stunting di 12 Kecamatan desa prevalensi stunting di Kabupaten Brebes. Dan dari hasil penimbangan serentak  Kabupaten Brebes pada Februari 2019 adalah 11,45 persen. 
Untuk itu, Idza berharap agar semua elemen masyarakat dapat bekerja lebih keras membantu mengatasi persoalan stunting di Kabupaten Brebes, terutama dalam peningkatan gizi masyarakat. 
Dosen Prodi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Undip Semarang Nuryanto menjelaskan, sebelum pandemi, data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan hanya 58% bayi di bawah dua tahun yang telah diimunisasi lengkap, 33% diimunisasi sebagian, dan 9% tidak diimunisasi sama sekali.
Hasil penelitian terbaru Save the Children memprediksi pandemi COVID-19 membuat cakupan imunisasi menurun hingga 30%. Sekitar 10 juta anak berpotensi tidak mendapatkan imunisasi. 
“Akibatnya, selain berpotensi tertular COVID-19, jutaan anak rentan terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, ungkapnya.
Di Brebes, lanjutnya, dia melihat data terjadi peningkatan jumlah kasus baru PDP dalam kurun waktu 5 minggu terakhir. Kenaikan tertinggi di minggu ke-24  (16 Kasus). Tidak terjadi jumlah konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr Sartono mengatakan, jika berbicara Stunting orang sering kali langsung mengatakan, itu adalah tugas dari Dinas Kesehatan. Tentu, pandangan tersebut sangat keliru mengingat penanganan kasus stunting tidak akan berhasil jika hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Penanganan stunting harus dilakukan secara bersama sama oleh semua elemen yang ada.
Sementara itu Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes Drs Edy Kusmartono mengatakan Rembug Stunting dilaksanakan untuk membahas segala permasalahan terkait Stunting. Sehingga perlu dibangun komitmen bersama dalam penanganan kasus stunting di tahun berikutnya. Sebagai wujud ikhtiar, dilakukan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka penanggulangan Kasus Stunting antara Bupati Brebes dengan seluruh perwakilan elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Songgom Mohammad Sodiq memaparkan keberhasilan Desa Songgom dalam penanggulangan kasus stunting. Upaya yang dilakukan  oleh Pemerintahan Desa Songgom Kecamatan Songgom dalam menangani pencegahan Stunting di desanya. Diantaranya meningkatkan penganggaran untuk Bidang Kesehatan di APBDes, memberdayakan semua pelaku yang ada seperti Puskesmas, Pemerintahan Desa, BPD, Bidan Desa, Kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), dan Masyarakat Desa Songgom.
Dengan upaya-upaya tersebut, yang tadinya kasus stunting ada 15,57 persen, turun menjadi 12,55 persen, ungkap Sodiq.
Dalam Alokasi Anggaran Kesehatan dari Bantuan Oprasional Kesehatan (BOK) di Desa Songgom tahun 2019-2020 diprioritaskan untuk membiayai kegiatan Kelas Ibu Hamil, Kelas Balita, PMT Ibu Hamil, PMT Posyandu, Kunjungan Ibu Hamil, Pendampingan Ibu Hamil oleh Kader, kunjungan Ibu Nifas dan bayi baru lahir, kunjungan rumah pada pasangan Usia subur yang tidak ber KB, program stimulant pengadaan Jamban Sehat, pertemuan rutin kader, pemberian Vitamin A pada bayi dan Balita, program pemeriksaaan garam yodium masyarakat, Insentif Guru PAUD, pembinaan kader, kunjungan Bumil dan Balita oleh Kader, konseling Ibu Balita Stunting, senam aerobik ibu, pemberian Tablet Tambah Darah, konseling kelas ibu hamil, dan kebersihan lingkungan.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH, Asisten III Setda Brebes Yuta Sugiharti, Plt Dinas Sosial Masfuri, Kepala Baperlitbangda Drs Edy Kusmartono MSi, Kepala Dinas Kesehatan dr Sartono, para camat, Perwakilan UPTD Puskesmas, Ketua Forum Masyarakat Madani, Forum Pendamping Anak, Pendamping Desa, pendamping PKH dan tamu undangan lainya. (Yaser Arafat/Wasdiun)